KOPENHAGEN – Kopenhagen, ibu kota Denmark, menyimpan banyak warisan budaya yang berasal dari seorang raja bir bernama Carl Jacobsen. Dalam upaya untuk mengeksplorasi warisan tersebut, seorang penulis bernama Isabel Berwick mengadakan tur jalan kaki di sekitar kota, mengungkap jejak yang ditinggalkan oleh Carl Jacobsen dan istrinya, Ottilia.
Carl Jacobsen lahir pada tahun 1842 dan merupakan anak dari JC Jacobsen, pendiri pabrik bir Carlsberg. Pada tahun 1847, JC Jacobsen menamai bir bergaya Bavaria setelah nama putranya. Meskipun terdapat persaingan antara ayah dan anak dalam bisnis bir, Carl berhasil mengembangkan Carlsberg menjadi salah satu merek bir terkemuka di dunia.
Sebagai seorang yang berjiwa sosial, Carl Jacobsen menggunakan sebagian besar kekayaannya untuk mendukung seni dan budaya. Salah satu hasil dari kemurahan hatinya adalah patung Little Mermaid yang terkenal, yang dipesan dan dibiayai olehnya. Patung ini kini menjadi salah satu landmark paling dikenal di Kopenhagen.
Selain patung Little Mermaid, Kopenhagen juga memiliki banyak tempat bersejarah dan arsitektur yang berkaitan dengan Carl Jacobsen. Di distrik tempat cerita Carlsberg dimulai, para pengunjung dapat menemukan berbagai monumen dan karya seni yang menjadi bukti nyata dari warisannya.
Kota Kopenhagen, dengan semua keindahan dan warisan budayanya, menawarkan banyak sekali tempat menarik untuk dijelajahi. Dari patung-patung klasik yang menghiasi museum hingga kebun musim dingin yang menawan, semua ini menunjukkan betapa dalamnya pengaruh Carl Jacobsen terhadap budaya dan seni di Denmark.
Bagi mereka yang ingin lebih memahami warisan Carlsberg, tur landmark yang mengangkat kisah Kopenhagen dan kontribusi Carl Jacobsen adalah pilihan yang menarik. Dengan menjelajahi kota ini, kita dapat melihat bagaimana kekayaan dari industri bir ini membentuk budaya dan seni di Kopenhagen hingga saat ini.
Carlsberg Kopenhagen warisan budaya Carl Jacobsen patung Little Mermaid