Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penemuan Ostatki Pendaki Gunung Andrew Irvine di Everest

Tim peneliti dari National Geographic baru-baru ini menemukan sisa-sisa yang diduga milik pendaki gunung Andrew Irvine di Gunung Everest. Penemuan ini terjadi di gletser Rongbuk, di mana para peneliti menemukan sepatu bot dan fragmen kaki yang diyakini berhubungan dengan Irvine, yang hilang lebih dari 100 tahun yang lalu saat mencoba mendaki puncak tertinggi di dunia.

Sepatu bot tersebut memiliki tanda mengenakan label merah dengan nama "A. K. Irvine" yang dijahit di atasnya. Saat ini, tim peneliti sedang bekerja sama dengan keluarga Irvine untuk melakukan analisis DNA guna memastikan apakah sisa-sisa tersebut benar milik pendaki yang hilang tersebut.

Andrew Irvine adalah bagian dari ekspedisi pendakian Everest yang dilakukan pada tahun 1924, yang merupakan ekspedisi Britania Raya yang ketiga. Dalam ekspedisi ini juga terdapat pendaki terkenal, George Mallory. Namun, keduanya hilang dan tidak pernah ditemukan selama beberapa dekade. Ostatki Mallory akhirnya ditemukan pada tahun 1999, tetapi misteri kematian mereka masih tetap belum terpecahkan hingga hari ini.

Sampai saat ini, belum ada kepastian apakah Irvine dan Mallory meninggal saat dalam perjalanan naik atau saat turun dari puncak Everest, jika mereka memang berhasil mencapai puncak. Jika penelitian ini dapat membuktikan bahwa mereka berhasil mencapai puncak sebelum hilang, hal ini akan menjadi penemuan yang sangat sensasional, karena pendakian resmi pertama ke Everest baru dilakukan pada tahun 1953 oleh Edmund Hillary dari Selandia Baru dan sherpa Tenzing Norgay.

Penemuan ini memberikan harapan baru untuk mengungkap misteri yang telah lama menyelimuti salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah pendakian gunung. Dengan kerjasama antara para peneliti dan keluarga Irvine, kita mungkin akan segera mengetahui lebih banyak tentang apa yang terjadi pada Irvine dan rekan-rekannya di puncak dunia.

library_books Infomoscow24