PP Muhammadiyah menerima kunjungan resmi dari Imam Besar Masjid Nabawi, Syekh Ahmad bin Ali Al-Hudhaify, di Indonesia pada tanggal 8-11 Oktober 2024. Kunjungan ini disambut hangat oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang merasa terhormat atas kehadiran beliau.
Dalam kesempatan tersebut, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Duta Besar Arab Saudi dan Konsul Agama Islam yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada Muhammadiyah. "Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, saya ucapkan terima kasih kepada Dubes Arab Saudi dan Konsul Agama Islam yang selalu membantu dan sangat perhatian kepada kami," ungkap Hilman.
Syekh Ahmad bin Ali Al-Hudhaify juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pendidikan, tarbiyah (pendidikan Islam), dan kesehatan. Beliau mengatakan bahwa Muhammadiyah telah memenuhi kebutuhan kaum Muslimin di Indonesia dengan baik.
Imam Besar Masjid Nabawi tersebut berharap agar ada kerja sama yang lebih erat antara Muhammadiyah dan lembaga-lembaga lainnya dalam bidang pendidikan dan dakwah. "Kerja sama ini harus sesuai dengan ajaran Al Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan sikap kasih sayang dan moderasi dalam beragama," terang Syekh Ahmad.
Beliau menambahkan, "Dan inilah manhaj yang insya Allah akan membawa kebaikan buat negeri ini." Kunjungan ini diharapkan dapat mempromosikan nilai-nilai Islam yang toleran dan moderat di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi Muhammadiyah untuk mempererat hubungan antar lembaga keagamaan di tingkat internasional dan menyebarkan pesan perdamaian serta toleransi dalam beragama.
Dengan adanya kunjungan dari Syekh Ahmad, diharapkan umat Islam di Indonesia dapat semakin memahami pentingnya sikap toleransi dan moderasi dalam menjalani kehidupan beragama.
Imam Besar Masjid Nabawi Syekh Ahmad Muhammadiyah Islam toleransi moderasi