Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Populasi Satwa Liar Global Turun Hingga 73% dalam 50 Tahun

Sebuah laporan baru dari WWF menunjukkan bahwa populasi satwa liar di seluruh dunia telah mengalami penurunan yang drastis, yaitu rata-rata sebesar 73% dalam kurun waktu 50 tahun terakhir. Laporan ini didasarkan pada Indeks Planet Hidup yang mencakup lebih dari 5.000 penghitungan populasi burung, mamalia, amfibi, reptil, dan ikan selama lima dekade.

Dalam laporan tersebut, degradasi dan kehilangan habitat ternyata menjadi ancaman terbesar bagi satwa liar. Selain itu, faktor lain yang juga berkontribusi terhadap penurunan populasi satwa liar meliputi eksploitasi berlebihan, spesies invasif, penyakit, perubahan iklim, dan pencemaran lingkungan.

Tanya Steele, kepala WWF di Inggris, menyatakan bahwa kehilangan ruang liar "menempatkan banyak ekosistem di ambang kehancuran", dan banyak habitat saat ini "berada di tepi titik kritis yang sangat berbahaya". Artinya, jika kondisi ini terus berlanjut, banyak spesies dapat punah dan ekosistem yang ada bisa terganggu.

Meskipun terdapat beberapa tanda keberhasilan dalam upaya konservasi, WWF menegaskan bahwa keberhasilan yang "terisolasi" tersebut tidak cukup untuk mengatasi masalah yang ada. Organisasi ini mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mendukung inisiatif konservasi agar bisa melindungi satwa liar dan habitatnya.

Laporan ini menjadi "panggilan bangun" yang luar biasa bagi masyarakat global untuk lebih memperhatikan kondisi satwa liar dan lingkungan. Penurunan yang dramatis ini menunjukkan betapa pentingnya upaya untuk menjaga keberagaman hayati di Bumi.

library_books Bbcnews