Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Korea Utara Tutup Perbatasan Permanen dengan Korea Selatan

Korea Utara (Korut) mengumumkan pada Rabu, 9 Oktober 2024, bahwa mereka akan menutup perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel) secara permanen. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh pemerintah Korut, mereka juga menyatakan akan memotong akses jalan dan rel kereta api antara kedua negara.

Ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan saat ini berada pada titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Pyongyang, ibu kota Korea Utara, telah menyebut Seoul sebagai musuh utama mereka dan juga menutup lembaga yang berfungsi untuk reunifikasi kedua Korea. Hal ini menunjukkan adanya ketegangan yang semakin meningkat antara kedua negara.

Dalam beberapa waktu terakhir, Korut menggelar rapat parlemen penting. Setelah pertemuan tersebut, mereka mengumumkan penunjukan menteri pertahanan baru, No Kwang Chol, yang menggantikan Kang Sun Nam. Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya Korut untuk memperkuat posisi pertahanan mereka.

Selain itu, ada kemungkinan bahwa Korea Utara akan membatalkan Perjanjian Antar-Korea yang ditandatangani pada tahun 1991. Perjanjian ini sebelumnya bertujuan untuk mendekatkan hubungan antara kedua negara. Namun, saat ini, Korut berupaya untuk secara resmi menyatakan Korea Selatan sebagai negara musuh. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai pembatalan perjanjian tersebut.

Hong Min, seorang analis senior di Institut Korea untuk Penyatuan Nasional, menyampaikan bahwa Korut mungkin akan menunggu hasil pemilu Amerika Serikat yang akan berlangsung bulan depan sebelum memutuskan untuk membatalkan Perjanjian Antar-Korea.

Langkah Korut ini menunjukkan semakin memburuknya hubungan antara dua negara yang terpisah oleh perbatasan yang ketat. Dengan penutupan perbatasan ini, interaksi dan komunikasi antara warga kedua negara akan semakin sulit, dan ketegangan di kawasan ini diperkirakan akan terus meningkat.

library_books Idx Channel