Seorang warga negara Israel yang juga memegang paspor Inggris ditangkap di Beirut, Lebanon, pada hari Selasa. Menurut laporan dari surat kabar Lebanon, Al-Akhbar, orang yang ditangkap tersebut diidentifikasi sebagai Joshua Tartakovsky, berusia 42 tahun. Ia tiba di Beirut dalam dua minggu terakhir dan mengaku sebagai seorang jurnalis.
Penangkapan terjadi setelah pihak berwenang menemukan bahwa dia membawa paspor Israel. Keberadaan Tartakovsky di Lebanon menjadi sorotan, mengingat ketegangan yang terjadi di kawasan tersebut.
Di sisi lain, peristiwa lain juga terjadi di wilayah Israel dan Gaza. Pada hari Rabu, seorang warga Palestina yang merupakan warga negara Israel melakukan serangan dengan menikam enam orang di Hadera, sebuah kota di Israel bagian tengah, menurut keterangan polisi setempat.
Di Jalur Gaza, setidaknya 15 warga sipil Palestina dilaporkan tewas akibat serangan udara yang menghantam tenda-tenda yang menampung pengungsi di kamp pengungsi Jabalia. Berita ini dilaporkan oleh kantor berita Wafa. Selain itu, pasukan Israel mengeluarkan 13 pemberitahuan penghentian pekerjaan terhadap rumah-rumah di desa Jalboun, yang terletak di timur Jenin.
Tentara Israel juga diketahui melakukan penembakan intensif di utara Gaza dan menutup jalan-jalan, yang menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan. Badan pertahanan sipil di Gaza menyatakan bahwa situasi di wilayah tersebut semakin memburuk akibat konflik yang berkepanjangan.
Berita-berita ini menandai terus berlanjutnya ketegangan dan kekerasan di wilayah yang sudah dilanda perang ini. Masyarakat internasional terus berharap akan adanya solusi untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama.
Israel Beirut penangkapan jurnalis Lebanon