PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menunjukkan pencapaian yang membanggakan dalam bidang keuangan. Mereka meluncurkan program Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap layanan perbankan.
Melalui program ini, kementerian BUMN yang dipimpin oleh Erick Thohir berkomitmen untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Inklusi keuangan adalah proses memastikan bahwa semua orang, terutama yang kurang beruntung, memiliki akses kepada layanan keuangan yang memadai dan terjangkau. Hal ini sangat penting agar masyarakat bisa mengelola keuangan dengan baik dan terhindar dari praktik pinjaman ilegal atau rentenir.
Menurut Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, mayoritas nasabah PNM Mekaar adalah mereka yang tidak terbankar, atau yang dalam istilah ekonomi disebut unbankable. "Nasabah PNM Mekaar ini mayoritas unbankable, tidak punya rekening di bank, yang akhirnya sulit untuk mendapat akses pinjaman di bank. Sehingga banyak yang terjerat pinjaman ilegal ataupun rentenir. Dengan adanya holding UMi kami terus berupaya untuk hadir memberikan inklusi keuangan yang aman dan komprehensif," jelasnya.
Dengan inisiatif ini, diharapkan lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaat dari layanan keuangan yang ada, serta meningkatkan taraf hidup mereka. Keberadaan program ini juga berkontribusi pada tumbuhnya bisnis kecil dan menengah, yang penting bagi perekonomian Indonesia.
BRI Pegadaian PNM inklusi keuangan