Lily Ebert, seorang penyintas Holocaust yang terkenal, telah meninggal dunia di Inggris pada usia 100 tahun. Selama hidupnya, Ebert dikenal karena dedikasinya dalam mengenang dan menceritakan pengalaman mengerikannya selama Holocaust. Ebert, yang lahir di Hungaria, dipaksa ke kamp konsentrasi Auschwitz pada usia 20 tahun. Di sana, ia kehilangan banyak anggota keluarganya, termasuk ibu, adik, dan saudarinya yang dibunuh di kamp tersebut.
Setelah empat bulan di Auschwitz, Ebert dan dua saudarinya dipindahkan ke sebuah pabrik amunisi di dekat Leipzig, di mana mereka akhirnya dibebaskan oleh pasukan AS. Setelah perang, Ebert memutuskan untuk menetap di Inggris, di mana ia mulai berbagi kisah hidupnya dan pentingnya mengenang sejarah Holocaust.
Salah satu cucu buyutnya, Dov Forman, menulis sebuah buku berjudul "Lily's Promise" yang menjadi bestseller internasional. Dalam buku tersebut, Forman menceritakan perjalanan hidup neneknya dan bagaimana pengalamannya telah menyentuh hati ratusan juta orang di seluruh dunia.
Pada ulang tahunnya yang ke-100 pada akhir tahun 2023, Ebert menerima ucapan selamat dari Raja Charles III. Dalam pesan yang disampaikan, Raja Charles III menyatakan kebanggaannya karena Ebert, sebagai penyintas dari kekejaman Holocaust, telah menemukan rumah di Inggris dan terus menceritakan kisah-kisah mengerikan yang ia saksikan.
Dov Forman juga menyampaikan rasa duka cita di media sosial, mengungkapkan bahwa neneknya, yang akrab disapa Safta, meninggal di rumah dikelilingi oleh keluarganya. Forman menekankan betapa besar pengaruh cerita Safta dalam mengingatkan kita tentang ketahanan semangat manusia dan bahaya kebencian yang tidak terkendali.
"Sebuah cahaya yang begitu terang kini telah padam. Dia adalah pahlawan kami dan kepergiannya meninggalkan kekosongan yang tak terbayangkan dalam hidup kami," ujarnya.
Ebert akan dikenang sebagai simbol harapan dan ketahanan, yang terus menginspirasi generasi selanjutnya untuk tidak melupakan sejarah kelam umat manusia.
Lily Ebert Auschwitz Holocaust Inggris Charles III