Dua tim yang disebut "widerstandsfähige" telah dipilih untuk menjalankan misi penting di Antarktika, sekitar 15.000 kilometer dari London. Organisasi UK Antarctic Heritage Trust (UKAHT) mengumumkan bahwa selama musim panas di Antarktika, lima pria dan wanita akan melakukan pengamatan terhadap nester pinguin Esel, termasuk menghitung telur dan anak pinguin. Selain itu, mereka juga akan mengelola museum setempat dan ribuan kartu pos yang dikirim setiap tahun dari lokasi tersebut.
Kegiatan mengirim kartu pos ini tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga berfungsi sebagai sumber pendanaan untuk perbaikan atap bangunan yang rusak. Di pulau yang berukuran sama dengan lapangan sepak bola ini, tidak ada akses ke air mengalir atau toilet modern. Namun, para anggota tim akan menikmati hampir sepanjang waktu siang hari dengan suhu yang biasanya di bawah nol derajat Celsius. Setiap anggota tim diizinkan untuk membawa satu kotak kecil berisi permainan, buku, atau foto untuk menghibur diri selama di sana.
Sementara itu, setengah dari anggota tim lainnya memiliki tugas yang lebih menantang. Mereka akan berjuang menuju Blaiklock Island Refuge, lokasi terkecil dan paling sulit diakses yang dikelola oleh UKAHT, yang hanya dapat dicapai dengan perahu. Dalam kondisi yang sangat tidak bersahabat, mereka akan melakukan perbaikan mendesak pada bangunan bersejarah yang ada di sana. Camilla Nichol, kepala UKAHT, menekankan pentingnya menjaga lokasi ini sebagai kapsul waktu.
Selain perbaikan, para relawan juga akan mengkatalogkan artefak bersejarah dan mengumpulkan materi film digital untuk dokumentasi. Misi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pelestarian lingkungan dan sejarah di kawasan Antarktika.
pinguin antarktika penelitian UKAHT tim penjaga