Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan bahwa tentara Israel telah memerintahkan evakuasi pasien dan staf di tiga rumah sakit yang terletak di Jalur Gaza utara. Situasi ini menjadi semakin serius ketika tentara Israel mengepung Rumah Sakit Kamal Adwan dan menembaki kantor pusat administratifnya.
Kementerian Kesehatan Gaza menjelaskan bahwa tentara Israel mengancam akan menghancurkan rumah sakit tersebut, serta melakukan pembunuhan dan penangkapan jika evakuasi tidak dilaksanakan. Ancaman ini mirip dengan situasi yang terjadi di Rumah Sakit Shifa di Kota Gaza, yang telah dikepung oleh tentara Israel selama berminggu-minggu sejak bulan November lalu.
Rumah Sakit Kamal Adwan saat ini berada dalam kondisi yang sangat kritis dan terancam berhenti berfungsi dalam hitungan jam akibat kekurangan bahan bakar. Para pejabat kesehatan di Gaza telah meningkatkan seruan mereka untuk perlindungan serius bagi lembaga-lembaga kesehatan dan staf medis, terutama di wilayah utara Jalur Gaza.
Kondisi ini menunjukkan betapa sulitnya situasi kesehatan di Gaza, di mana rumah sakit menjadi tempat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam situasi konflik, rumah sakit sering kali terancam dan menjadi sasaran, padahal mereka memiliki peran penting dalam menyelamatkan nyawa.
Dengan adanya ancaman ini, masyarakat dan pasien di Gaza berharap ada perhatian dan perlindungan lebih dari pihak internasional agar mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan aman.
Gaza Israel rumah sakit evakuasi Kementerian Kesehatan