Panti Asuhan Darussalam An'Nur yang terletak di Kunciran, Pinang, Tangerang, kini menjadi sorotan setelah jumlah korban pelecehan seksual meningkat. Menurut informasi yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, total korban saat ini mencapai delapan orang.
Satu korban baru yang dilaporkan, identitasnya masih belum dapat diungkap oleh pihak kepolisian. Hal ini dilakukan untuk menjaga privasi dan keamanan anak-anak yang terlibat. Kasus ini melibatkan dua orang tersangka, yaitu S (49) dan YB (30), yang merupakan pengurus panti asuhan tersebut.
"Satu tersangka lainnya yang juga pengurus sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," ujar Ade Ary. Kepolisian saat ini sedang melakukan pencarian terhadap pelaku yang masih buron.
Kasus pelecehan ini menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian dan masyarakat, mengingat panti asuhan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan dan meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui mengenai pelaku yang masih dicari. Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya perlindungan anak dan kewaspadaan terhadap lingkungan di sekitar kita.
pelecehan seksual panti asuhan Tangerang Kunciran