Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penerimaan Negara Capai Rekor Rp3.000 Triliun di APBN 2025

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, mengumumkan bahwa penerimaan negara untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 diperkirakan mencapai Rp2.996,9 triliun. Ini merupakan rekor baru dan hampir mencapai angka Rp3.000 triliun.

Sri Mulyani menyatakan, "Nyaris kita mencapai Rp3.000 triliun dan ini adalah rekor terbaru dari penerimaan negara, di mana penerimaan pajak menjadi penyumbang utama. Bolehlah ditepuktangani, susah loh ngumpulin pajak. Kalau gampang ya tidak perlu tepuk tangan," ujarnya dalam acara BNI Investor Daily Summit 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Dalam rincian tersebut, total pendapatan negara terdiri dari penerimaan perpajakan yang mencapai Rp2.490,9 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang mencapai Rp505,4 triliun.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa pemerintah berusaha untuk mendesain anggaran yang ambisius namun tetap realistis. "Sehingga bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di satu sisi, di sisi lain mampu mencukupi kebutuhan belanja dari program pemerintahan baru," tambahnya.

Belanja negara juga diproyeksikan akan mencapai Rp3.613,1 triliun pada tahun yang sama. Dengan proyeksi tersebut, APBN 2025 menjadi yang pertama disepakati dengan defisit sebesar 2,53 persen.

Penerimaan negara yang tinggi ini diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

library_books Idx Channel