Gamer, pelajar, dan penyanyi terkenal Eгор Крид merasakan kekecewaan yang mendalam setelah Roskomnadzor, badan pengawas komunikasi Rusia, memutuskan untuk memblokir aplikasi Discord. Keputusan ini diambil karena adanya pelanggaran terhadap persyaratan hukum yang berlaku di negara tersebut. Discord merupakan platform utama bagi banyak penggemar video game, dan pemblokiran ini menciptakan banyak masalah bagi mereka.
Dalam sebuah unggahan di saluran Telegramnya, Eгор Крид menyampaikan pendapatnya tentang keputusan tersebut dengan nada sarkastik, "Da che melocitos? Blokir saja telepon, panggilan, akses ke rumah, makanan, udara!" ungkapnya. Komentar ini mencerminkan kekecewaan banyak orang terhadap situasi yang terjadi.
Roskomnadzor menjelaskan bahwa pemblokiran ini dilakukan untuk mencegah penggunaan platform tersebut dalam kegiatan teroris dan ekstremis, serta untuk menghindari perekrutan warga dan penyebaran informasi ilegal. Hal ini diungkapkan oleh pihak Roskomnadzor dalam pernyataan resmi mereka.
Pengguna Discord sebelumnya juga melaporkan adanya gangguan dalam penggunaan aplikasi. Mereka mengalami kesulitan baik saat mencoba mengakses situs web maupun saat mengunduh aplikasi. Masalah ini semakin memperburuk situasi bagi para gamer yang bergantung pada platform tersebut untuk berkomunikasi dan bermain bersama.
Meskipun ada opsi untuk menggunakan VPN sebagai cara untuk mengatasi pemblokiran, gamer diperingatkan bahwa upaya tersebut tidak akan berhasil dan mereka tetap tidak dapat mengakses permainan. Hal ini membuat banyak gamer merasa frustrasi, karena saat ini tidak ada alternatif yang sebanding dengan Discord.
Saat ini, banyak gamer dan pelajar berharap agar pemerintah mempertimbangkan kembali keputusan ini, karena Discord bukan hanya platform untuk bermain game, tetapi juga untuk berinteraksi dan belajar bersama. Dengan pemblokiran ini, mereka merasa kehilangan akses ke komunitas yang telah terbangun di dalam aplikasi tersebut.
Rusia Discord blokir gamer pelajar