Pihak ahli tata bahasa di Jerman sedang memperdebatkan perubahan aturan penggunaan apostrof setelah Dewan Ortografi Jerman (RdR) mengumumkan bahwa penggunaan tanda baca tersebut untuk menunjukkan kepemilikan kini akan dianggap benar. Pengumuman ini dilakukan pada hari Senin kemarin.
RdR merupakan lembaga yang dianggap sebagai sumber utama mengenai ejaan dan tata bahasa Jerman standar. Lembaga ini menjadi acuan dalam pembuatan buku teks di Jerman, Austria, dan Swiss. Dalam keputusan terbarunya, RdR menjelaskan bahwa penggunaan apostrof, yang sering disebut sebagai Deppenapostroph atau 'apostrof bodoh', telah begitu luas digunakan sehingga mereka memutuskan untuk melonggarkan aturan tersebut.
Di dalam bahasa Inggris, kepemilikan biasanya ditunjukkan dengan menggunakan apostrof, contohnya seperti "Henry's Bar" atau "Bloomingdale's department store". Namun dalam bahasa Jerman, kepemilikan dapat ditunjukkan dengan menggunakan kasus genitif atau tanpa apostrof, seperti dalam contoh "Annes Cafe" yang berarti "kafe milik Anne".
Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan apostrof untuk menunjukkan kepemilikan semakin umum, terutama di kalangan usaha kecil. Contohnya seperti "Andi's Imbiss" yang berarti "restoran milik Andi" dan "Kim's Kiosk" yang berarti "kios milik Kim".
Namun, perubahan aturan ini tidak diterima dengan baik oleh semua kalangan. Di surat kabar Der Standard, yang merupakan koran terkemuka di Austria, langkah ini dikecam sebagai bentuk "normalisasi Anglicisms" atau penyerapan unsur bahasa Inggris dalam bahasa Jerman.
Andreas Platthaus, seorang penulis di Frankfurter Allgemeine, juga menyuarakan ketidaksetujuannya melalui sebuah artikel opini yang penuh sindiran. Ia menulis, "Kebodohan ini tidak akan menjadi akhir dari cerita ini," sambil menambahkan apostrof di tengah setiap kata yang ia tulis, menunjukkan rasa skeptisnya terhadap perubahan tersebut.
Perdebatan mengenai penggunaan apostrof ini menunjukkan adanya konflik antara tradisi dan modernisasi dalam bahasa, yang terus berkembang seiring waktu.
apostruf bahasa Jerman aturan bahasa Deppenapostroph