Seorang pria berusia 25 tahun bernama Jacob Hersant telah menjadi orang pertama yang dihukum di negara bagian Victoria, Australia, karena melakukan salute Nazi yang dilarang. Kejadian ini berlangsung pada tanggal 27 Oktober 2023, saat Hersant terlihat melakukan gesture tersebut dan memuji pemimpin Nazi, Adolf Hitler, di depan kamera media di luar Pengadilan Victoria County setelah menghadiri sidang untuk kasus yang tidak terkait.
Di Victoria, ada undang-undang yang melarang tindakan publik melakukan salute Nazi, serta menampilkan simbol swastika Nazi atau rune ganda yang terkait dengan kelompok paramiliter Schutzstaffel (SS). Seorang hakim di Melbourne telah memutuskan bahwa Hersant bersalah, menolak argumen dari pengacara pembela yang menyatakan bahwa gesture tersebut bukanlah salute dan bahwa larangan tersebut melanggar kebebasan berkomunikasi politik yang dianggap tersirat.
Setelah sidang, Hersant memberikan pernyataan kepada wartawan di luar pengadilan, menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi. Menurut laporan dari kantor berita AP, Hersant menyatakan bahwa ia "tidak serta merta" mengakui bahwa ia telah memberikan salute Nazi ketika ia difilm oleh kamera media setahun yang lalu. "Tapi saya memang memberikan salute Nazi dan saya adalah seorang Nazi," kata Hersant. "Saya akan terus memberikan salute tersebut, tetapi semoga petugas polisi tidak melihatnya."
Hersant dijadwalkan untuk dijatuhi hukuman besok dan bisa menghadapi hukuman penjara selama 12 bulan serta denda. Sebelumnya, pada bulan Juni, tiga pria juga telah dihukum karena melakukan salute Nazi saat pertandingan sepak bola di Sydney pada tanggal 1 Oktober 2022. Mereka masing-masing dijatuhi denda dan telah mengajukan banding atas keputusan tersebut.
salute Nazi Victoria Jacob Hersant hukum pengadilan