Konflik di Israel dan Palestina semakin memanas. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, dalam 24 jam terakhir, serangan Israel menyebabkan 68 warga Palestina tewas. Jumlah total korban sejak 7 Oktober kini mencapai 40.602 jiwa.
Salah satu insiden terbaru terjadi ketika serangan udara Israel menghantam sebuah gedung tempat tinggal dekat Hotel Al-Amal di Kota Gaza, menewaskan delapan orang Palestina, termasuk seorang anak.
Di wilayah Tepi Barat, setidaknya 17 warga Palestina juga tewas akibat serangan terbaru yang dilaporkan oleh agen berita Wafa, berdasarkan sumber medis.
Pada hari yang sama, beberapa kerabat dari para sandera Israel yang masih ditahan di Gaza berhasil menerobos pagar perbatasan dan masuk ke dalam wilayah Palestina dari kota Israel, Nir Am.
Militer Israel mengonfirmasi bahwa telah membunuh Osama Gadallah, seorang petugas intelijen dari Jihad Islam Palestina (PIJ), dalam serangan drone di Rafah, bagian selatan Gaza.
Di lingkungan Al-Manshiya dalam kamp Nur Shams, tentara Israel meledakkan sebuah rumah, yang menyebabkan api menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.
Pemerintah Jerman mengungkapkan keprihatinan melalui pernyataan televisi mengenai meningkatnya kekerasan dan tingginya jumlah korban sipil. Mereka juga menyebutkan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi selama serangan militer Israel di Tepi Barat.
Militer Israel dan Hamas mengadakan kesepakatan untuk melakukan tiga kali jeda dalam pertempuran selama tiga hari di Jalur Gaza. Tujuan jeda ini adalah untuk memberikan vaksinasi kepada sekitar 640.000 anak terhadap polio.
Josep Borrell, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, meminta negara-negara anggota untuk mempertimbangkan sanksi terhadap dua menteri Israel. Ini sebagai respons terhadap pesan-pesan kebencian yang ditujukan kepada rakyat Palestina.
Israel juga memberikan penjelasan kepada Amerika Serikat mengenai adanya kesalahan komunikasi di antara unit militernya. Diakui bahwa tembakan mengenai kendaraan World Food Programme (WFP) yang jelas ditandai.
konflik Israel Palestina perkembangan saat ini