Konflik antara Israel dan Palestina terus berlanjut dengan situasi yang semakin memprihatinkan. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, dalam 24 jam terakhir, serangan Israel telah mengakibatkan kematian 39 orang, sehingga total korban jiwa sejak 7 Oktober 2023 mencapai 41.909 orang. Selain itu, sebanyak 97.303 orang dilaporkan terluka akibat serangan yang terjadi.
Sebuah organisasi bernama Defense for Children International-Palestine melaporkan bahwa hampir 17.000 anak telah terbunuh di Gaza sejak awal konflik ini. Hal ini menunjukkan dampak yang sangat menyedihkan pada anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan pendidikan.
Sumber medis di Gaza menyebutkan bahwa 15 orang tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah dan tenda pengungsi di kamp Al-Bureij, yang terletak di Jalur Gaza tengah.
Di Lebanon, jumlah korban jiwa akibat serangan Israel sejak Oktober lalu juga meningkat. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa 2.083 orang telah tewas dan 9.869 lainnya terluka. Selain itu, sepuluh petugas pemadam kebakaran dilaporkan tewas akibat serangan terhadap stasiun pemadam kebakaran di kota Baraachit.
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, menyatakan bahwa keamanan Israel perlu dicapai melalui solusi diplomatik dan tidak bisa hanya menggunakan kekuatan. Ini menunjukkan pentingnya dialog untuk mengakhiri konflik.
Sementara itu, seorang juru bicara pemerintah Israel menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengkonfirmasi kematian Hashem Safieddine, yang diharapkan menjadi pengganti pemimpin Hezbollah yang terbunuh, Sayyed Hassan Nasrallah.
Juru bicara sayap militer Hamas, Brigadir Qassam, mengumumkan bahwa kelompok tersebut memutuskan untuk "melanjutkan perang yang panjang dan menyakitkan" melawan Israel.
Hezbollah juga menuduh militer Israel menggunakan pasukan penjaga perdamaian PBB sebagai perisai manusia dalam operasi mereka dekat basis Unifil di desa Maroun al-Ras, Lebanon.
Dalam langkah yang lebih agresif, militer Israel telah mengeluarkan perintah pemindahan paksa untuk sekitar seperempat dari garis pantai selatan Lebanon, mulai dari muara Sungai Awali hingga perbatasan Israel-Lebanon, menjelang serangan maritim yang akan datang.
Situasi ini menunjukkan bahwa ketegangan antara Israel dan Palestina, serta Lebanon, semakin meningkat dan banyak nyawa yang hilang. Banyak pihak berharap agar konflik ini segera berakhir dan perdamaian dapat tercapai.
Gaza Israel Palestina Lebanon konflik korban jiwa