Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Lebih dari 625.000 Anak di Gaza Tidak Bisa Sekolah

Lebih dari 625.000 Anak di Gaza Tidak Bisa Sekolah

Lebih dari 625.000 siswa di Gaza terpaksa menghadapi tahun ajaran baru tanpa pendidikan untuk kedua kalinya akibat serangan Israel yang terus berlanjut di wilayah yang terisolasi ini.

Afnan al-Ahmed al-Hammami, seorang ayah dari dua anak sekolah dan dua putri yang sudah berkuliah, mengungkapkan rasa sakitnya. Ia mengatakan, "Hati saya sakit untuk semua anak yang tidak bisa pergi ke sekolah untuk tahun kedua berturut-turut, terutama untuk anak-anak saya yang dulunya adalah siswa terbaik di sekolah mereka."

Menurut Afnan, tindakan Israel ini bukan kebetulan. Ia percaya bahwa Israel sengaja berusaha untuk membuat orang-orang Palestina tidak mendapatkan pendidikan. "Pendudukan ini melakukannya dengan sengaja, mereka menargetkan anak-anak dengan segala cara. Jika kita melihat jumlah martir, mayoritasnya adalah anak-anak dan wanita," jelasnya.

Sekolah-sekolah di Gaza sering menjadi sasaran langsung dari serangan bom Israel. Banyak orang Palestina yang sedang mengungsi di sekolah-sekolah tersebut menjadi korban. Data dari Unicef menunjukkan bahwa setidaknya 85% sekolah di Gaza telah hancur atau mengalami kerusakan yang signifikan.

Dengan situasi yang semakin memburuk, anak-anak di Gaza menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Tahun ajaran baru ini seharusnya menjadi saat yang penuh harapan bagi banyak siswa, namun bagi mereka, ini adalah kenyataan yang menyedihkan.

Perang yang berkepanjangan telah berdampak tidak hanya pada infrastruktur tetapi juga pada masa depan anak-anak. Tanpa pendidikan yang memadai, masa depan mereka menjadi semakin tidak pasti.

Kesimpulan

Anak-anak di Gaza membutuhkan perhatian dan dukungan dari seluruh dunia. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan sudah saatnya kita bersuara untuk mereka yang tidak bisa bersuara.

library_books Middleeasteye