Tentara Israel telah menghancurkan 814 dari 1.245 masjid di Gaza sejak bulan Oktober, menurut pernyataan dari kementerian urusan agama wilayah tersebut pada hari Sabtu. Kementerian tersebut juga mengungkapkan bahwa tiga gereja telah hancur dan 19 dari 60 pemakaman di Gaza menjadi sasaran serangan udara Israel.
Kerusakan yang ditimbulkan oleh tentara Israel diperkirakan mencapai $350 juta atau sekitar 5,2 triliun rupiah. Angka ini menunjukkan besarnya kerugian yang dialami oleh kementerian urusan agama dan masyarakat di Gaza.
Selain itu, kementerian juga menuduh tentara Israel telah melakukan penghinaan terhadap kuburan, termasuk mengeluarkan jenazah dan mencuri serta merusak sisa-sisa manusia. Tindakan ini dianggap sangat tidak menghormati dan melanggar norma-norma kemanusiaan.
Kementerian urusan agama Gaza melaporkan bahwa 238 pegawainya telah tewas akibat serangan tersebut, dan 19 orang lainnya ditangkap selama operasi darat di wilayah itu. Situasi ini menunjukkan dampak besar yang dialami oleh masyarakat Gaza akibat konflik yang berkepanjangan.
Kondisi di Gaza semakin memprihatinkan, terutama bagi masyarakat yang kehilangan tempat ibadah dan pemakaman mereka. Dengan banyaknya masjid dan gereja yang hancur, warga setempat menghadapi tantangan besar dalam menjalankan aktivitas keagamaan mereka.
Gaza masjid gereja tentara Israel kerusakan