Militer Israel dan kelompok Hamas telah menyetujui tiga jeda pertempuran selama tiga hari di Jalur Gaza. Jeda ini bertujuan untuk memberikan vaksinasi kepada sekitar 640.000 anak-anak yang berisiko terkena penyakit polio. Penyakit polio adalah infeksi virus yang dapat menyebabkan kelumpuhan, dan vaksinasi merupakan langkah penting untuk mencegah penyebarannya.
Rik Peeperkorn, seorang pejabat senior dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengumumkan bahwa kampanye vaksinasi akan dimulai pada hari Minggu. Jeda pertempuran akan berlangsung mulai pukul 6 pagi hingga 3 sore waktu setempat. Kampanye ini pertama-tama akan dilaksanakan di Gaza tengah, diikuti dengan jeda di Gaza selatan, dan terakhir di Gaza utara. Peeperkorn juga menambahkan bahwa ada kesepakatan untuk memperpanjang jeda kemanusiaan di masing-masing zona menjadi empat hari jika diperlukan.
Hamas menanggapi positif terhadap jeda ini dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan organisasi internasional dalam pelaksanaan vaksinasi. Basem Naim, seorang pejabat Hamas, menyampaikan bahwa mereka mendukung inisiatif ini demi kesehatan anak-anak di Gaza.
Dengan adanya jeda ini, diharapkan vaksinasi dapat dilakukan dengan aman dan efisien, sehingga anak-anak di Jalur Gaza terlindungi dari polio yang berbahaya.