Gambar tentara Israel yang mengenakan pakaian dalam wanita dan berpose di rumah warga di Khan Younis, Gaza, telah muncul kembali di media sosial, mengundang kemarahan banyak orang. Foto-foto ini menunjukkan tentara dengan senjata, berdiri di tengah ruangan yang telah dirusak setelah penyerbuan ke rumah-rumah Palestina.
Para kritikus menyebut gambar tersebut sebagai bukti dari "depravity yang menyimpang," menilai tindakan para tentara yang mengenakan pakaian wanita Palestina sebagai bentuk pelanggaran terhadap martabat mereka. Tentara-tentara tersebut dilaporkan telah merusak kehidupan banyak orang melalui tindakan kekerasan, pembunuhan, dan pengusiran.
Kemunculan kembali gambar-gambar ini bertepatan dengan laporan oleh i24 yang menyebutkan bahwa pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, menyadari kemampuan Israel untuk mendeteksi pergerakan di dalam terowongan. Menurut laporan itu, Sinwar membatasi waktu yang dihabiskannya di bawah tanah untuk menghindari deteksi dan dilaporkan bersembunyi dengan mengenakan pakaian wanita agar tidak tertangkap.
Laporan ini, yang merujuk pada seorang petugas Shin Bet, segera menarik perhatian banyak pengguna internet. Banyak yang mempertanyakan kebenaran klaim tersebut dan menyoroti hipokrisi dalam pernyataan yang dikeluarkan.
Israel Gaza tentara pakaian wanita kontroversi