Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perubahan Pemahaman Tentang Makanan dan Kesehatan Mental

Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat mulai menyadari pentingnya makanan tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga dampaknya terhadap kesehatan mental. Banyak penelitian menunjukkan adanya hubungan antara microbiome, atau komunitas mikroorganisme di dalam tubuh kita, dan kesehatan mental kita melalui apa yang dikenal sebagai "hubungan otak-usus".

Ahli psikologi menekankan bahwa orang-orang kini semakin ingin tahu tentang apa yang mereka konsumsi dan dari mana makanan tersebut berasal. "Ada revolusi yang sedang terjadi, dan itu adalah hal yang indah," ujar seorang ahli yang menulis tentang topik ini dalam bukunya yang berjudul "How To Do The Work".

Namun, penting untuk diingat bahwa makanan juga memiliki sisi emosional yang dalam. Makanan bukan hanya sekadar bahan bakar; itu adalah bagian dari pengalaman hidup kita. Banyak orang yang tumbuh di lingkungan yang tidak mendukung atau penuh kekacauan, di mana mereka merasa tidak diperhatikan. Ini menciptakan rasa lapar akan cinta dan perhatian, yang sulit untuk diungkapkan.

Sejak lahir, kita sudah diprogram untuk membutuhkan ikatan dengan orang lain. Ketika kita tidak mendapatkan dukungan yang kita butuhkan, kita bisa merasa kosong dan sendirian. Ahli terapi Kelly McDaniel menyebut perasaan ini sebagai "mother hunger" atau "father hunger".

Bagi banyak orang, makanan menjadi pelarian dari perasaan tersebut. Makanan, terutama yang manis, memberikan dorongan dopamin yang menenangkan saat kita merasa tidak nyaman. Sayangnya, beberapa orang menghadapi stigma karena cara mereka mengatasi emosi. Mereka sering kali merasa dihukum atau dipermalukan, yang bisa meninggalkan bekas seumur hidup pada kebiasaan makan dan citra tubuh mereka.

Kita sering kali diberitahu bahwa kita kurang disiplin, padahal sebenarnya yang hilang adalah penerimaan, pemahaman, dan rasa aman. Memahami hubungan antara makanan dan kesehatan mental adalah langkah penting dalam menciptakan kesadaran dan dukungan bagi mereka yang berjuang dengan masalah ini.

library_books The Holistic Psychologist