Banjir dan Tanah Longsor di Bosnia: 16 Orang Tewas
Bosnia-Herzegovina mengalami bencana alam yang parah akibat banjir dan tanah longsor, yang telah menyebabkan setidaknya 16 orang kehilangan nyawa. Menurut pernyataan seorang juru bicara polisi di Mostar, banyak orang masih dilaporkan hilang setelah kejadian tersebut.
Bencana ini terutama berdampak pada daerah pegunungan sekitar 70 kilometer utara kota Mostar. Pada pagi hari Jumat, curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan banjir yang menggenangi beberapa rumah hingga atap. Kondisi ini mengejutkan penduduk yang sedang tidur, menyebabkan mereka terjebak dalam air yang mengalir deras.
Hujan lebat juga memicu tanah longsor yang merobohkan jalan dan mengubur desa-desa dalam lumpur, serta memutus akses ke berbagai wilayah. Media lokal melaporkan bahwa batu-batu besar dari sebuah tambang dekat Jablanica runtuh dan menimpa rumah-rumah di sekitarnya.
Banyak korban yang terluka telah dievakuasi menggunakan helikopter dari misi Uni Eropa (EUFOR), yang juga melibatkan partisipasi Jerman.
Cuaca ekstrem ini dimulai pada Kamis malam dan telah menyebabkan negara tetangga, Kroasia, mengeluarkan peringatan banjir untuk kawasan pesisir Adriatik utara, termasuk Semenanjung Istria dan bagian pedalaman negara tersebut.
Para ilmuwan menyatakan bahwa fenomena cuaca ekstrem kemungkinan akan semakin sering terjadi akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana untuk melindungi masyarakat dari dampak cuaca yang tidak menentu.
Bosnia banjir tanah longsor cuaca ekstrem