Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

AI Mulai Digunakan untuk Memberikan Saran Karir

Di tengah kesulitan ekonomi, beberapa perusahaan mulai mencari cara baru untuk membantu karyawan mereka meningkatkan keterampilan interpersonal. Salah satu cara yang menarik perhatian adalah dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI. AI sekarang tidak hanya membantu dalam merencanakan perjalanan atau menulis surat lamaran, tetapi juga bisa memberikan saran terkait karir.

Perusahaan-perusahaan seperti BetterUp, Multiverse, dan LinkedIn telah meluncurkan platform pembelajaran yang didukung AI. Tak hanya itu, beberapa startup seperti Valence dan Wisq juga menawarkan chatbot yang memberikan pelatihan dan bimbingan bagi pekerja. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak bisnis yang percaya bahwa AI bisa membantu menyampaikan saran yang sebelumnya diberikan oleh pelatih manusia.

Fenomena ini terjadi di saat banyak orang menghadapi pemutusan hubungan kerja dan pemangkasan anggaran. Dalam kondisi seperti ini, menggunakan AI untuk bimbingan karir menjadi solusi yang lebih terjangkau dibandingkan dengan pelatihan manusia yang biaya dan waktunya lebih tinggi. Meskipun bimbingan tradisional memiliki nilai tersendiri, penggunaan AI memberikan kemudahan akses bagi lebih banyak orang.

Dengan semakin banyaknya pengembangan dalam bidang ini, AI bisa menjadi alternatif yang menarik untuk membantu karyawan dalam mencapai tujuan karir mereka tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Perkembangan ini juga menggambarkan bagaimana teknologi dapat berperan dalam dunia profesional di masa depan.

library_books