Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pj Wali Kota Madiun Ajak Dinkes PPKB Ciptakan Suasana Kerja yang Nyaman

Madiun – Pejabat Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, melanjutkan rangkaian kunjungan ke berbagai kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kota ini. Pada hari Kamis, 29 Agustus 2023, ia mengunjungi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun. Kunjungan kali ini berbeda karena Pj Wali Kota juga melakukan podcast secara langsung di akun media sosial Dinkes PPKB.

Sebelum memberikan pengarahan kepada pegawai, Eddy Supriyanto meninjau berbagai ruang kerja di Dinkes PPKB. Dalam penuturannya, Wali Kota menyampaikan pentingnya menciptakan suasana kerja yang nyaman, baik dari segi lingkungan maupun hubungan antar sesama pegawai. “Suasana kerja yang nyaman akan berpengaruh pada produktivitas kerja,” ungkapnya. Hal ini sangat penting, mengingat Dinkes PPKB bertanggung jawab atas pelayanan kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Pj Wali Kota menekankan, “Sebelum melayani masyarakat, kita harus melayani diri sendiri. Buatlah diri sendiri nyaman dulu. Kantor harus bersih dan tertata,” tegasnya. Menurutnya, kantor merupakan rumah kedua bagi pegawai, karena mereka menghabiskan banyak waktu di sana. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan suasana yang mendukung kenyamanan dan produktivitas kerja.

Namun, Eddy Supriyanto mengakui bahwa kondisi kantor Dinkes PPKB saat ini belum ideal. Mereka saat ini menempati ruang-ruang di asrama haji dan belum memiliki kantor yang layak. “Untuk kantor, memang perlu dipikirkan bersama. Mudah-mudahan wali kota terpilih selanjutnya bisa mewujudkan kantor baru,” imbuhnya.

Lebih jauh, Pj Wali Kota berharap kinerja Dinkes PPKB Kota Madiun terus meningkat. Kesehatan merupakan aspek vital yang berkaitan langsung dengan nyawa manusia. Oleh karena itu, setiap keputusan yang diambil harus tepat dan cepat. Saat ini, Kota Madiun telah mendapatkan predikat Universal Health Coverage (UHC), yang berarti masyarakat telah terlindungi jaminan kesehatan 100 persen sesuai dengan target pemerintah pusat. Selain itu, angka harapan hidup warga Kota Madiun juga cukup baik, yaitu mencapai 75,40 tahun. Ini menunjukkan bahwa setiap bayi yang lahir di kota ini memiliki harapan hidup lebih dari 75 tahun.

library_books Pemkotmadiun