Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perjanjian Gencatan Senjata untuk Vaksin Polio di Gaza

Militer Israel dan organisasi teroris Hamas telah sepakat untuk menjalankan gencatan senjata harian mulai hari Minggu. Kesepakatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi vaksinasi polio bagi ratusan ribu anak-anak di wilayah Gaza. Menurut laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), gencatan senjata ini akan berlangsung di tiga bagian dari kawasan pesisir tersebut.

Gencatan senjata kemanusiaan ini dijadwalkan dimulai setiap hari pada pukul 6 pagi dan berakhir pada pukul 3 sore. Rik Peeperkorn, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Gaza, mengungkapkan harapannya agar semua pihak yang terlibat mematuhi kesepakatan ini. "Kami berharap semua pihak mematuhi aturan ini. Jika tidak, akan sangat sulit untuk melaksanakan kampanye vaksinasi dengan baik," ujarnya.

WHO dan organisasi mitra bekerja sama untuk melaksanakan vaksinasi di Gaza yang sebagian besar terkena dampak kerusakan akibat konflik. Menurut Peeperkorn, upaya vaksinasi ini mencakup penggunaan pusat-pusat vaksinasi dan tim mobile. Di kawasan tersebut, terdapat 392 pusat vaksinasi yang dapat dikunjungi oleh keluarga. Selain itu, hampir 300 tim mobile juga akan melayani masyarakat yang membutuhkan vaksin dan tidak dapat menjangkau pusat vaksinasi tersebut.

Lebih dari 2.100 tenaga medis akan terlibat dalam kampanye vaksinasi ini. Proses vaksinasi polio biasanya dilakukan dalam dua tahap, dengan tahap kedua dilakukan sekitar empat minggu setelah tahap pertama.

library_books Tagesschau