Setelah dua tahun negosiasi, Inggris mengumumkan bahwa mereka akan menyerahkan kedaulatan atas Pulau Chagos kepada Mauritius. Ini adalah momen penting dalam hubungan kedua negara dan menandai akhir dari lebih dari setengah abad konflik mengenai kepemilikan pulau tersebut.
Pengumuman ini disampaikan dalam pernyataan bersama oleh Perdana Menteri Inggris dan Perdana Menteri Mauritius pada hari Kamis. Keputusan ini mengakhiri puluhan tahun negosiasi yang sering kali penuh ketegangan antara Inggris dan Mauritius terkait dengan status Pulau Chagos.
Pemerintah Mauritius telah lama berpendapat bahwa mereka dipaksa secara ilegal untuk menyerahkan Pulau Chagos kepada Inggris sebagai syarat untuk mendapatkan kemerdekaan pada tahun 1968. Hingga baru-baru ini, Inggris bersikeras bahwa Mauritius tidak memiliki klaim yang sah atas pulau-pulau tersebut.
Pulau Chagos terletak di Samudera Hindia dan terdiri dari beberapa pulau kecil. Pulau terbesar di kelompok ini adalah Diego Garcia, yang merupakan lokasi pangkalan militer penting bagi Inggris dan Amerika Serikat. Dengan penyerahan ini, Mauritius berharap dapat mengelola pulau-pulau tersebut dan memperhatikan kepentingan lingkungan serta masyarakat lokal.
Langkah ini dianggap sebagai langkah menuju rekonsiliasi antara Inggris dan Mauritius, serta memberikan kesempatan bagi Mauritius untuk mengembangkan area tersebut. Ini juga menjadi contoh penting dalam isu-isu kedaulatan dan hak-hak negara di dunia internasional.
Dengan peristiwa ini, sejarah panjang antara Inggris dan Mauritius memasuki babak baru, dan diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak di masa depan.
Inggris Mauritius Pulau Chagos kedaulatan pengumuman