Sekretaris Jenderal NATO yang baru, Mark Rutte, melakukan kunjungan ke Kiew, Ukraina, hanya beberapa saat setelah resmi menjabat. Dalam pertemuannya dengan Presiden Wolodymyr Selenskyj, Rutte membahas situasi terkini mengenai perang yang sedang berlangsung serta rencana kemenangan yang diusulkan oleh Selenskyj.
Selenskyj kembali mengulangi permintaannya untuk mendapatkan bantuan senjata dari negara-negara Barat guna menghadapi Rusia. Rutte sebelumnya telah dilantik di Brussels pada hari Selasa, dan menekankan bahwa mendukung Ukraina serta melindungi aliansi adalah prioritas utama NATO.
Di sisi lain, setelah serangan Rusia, sekitar 260.000 orang di utara wilayah Donezk mengalami kesulitan karena pasokan air terputus. Menurut pihak berwenang setempat, dua fasilitas penyedia air mengalami kerusakan parah, dan saat ini tidak ada cara teknis untuk memulihkan layanan tersebut. Pihak berwenang sedang mencari alternatif untuk penyediaan air.
Dalam pernyataannya, Selenskyj mengakui bahwa kondisi bagi angkatan bersenjata Ukraina, khususnya di wilayah Donezk, sangat sulit. Sebelumnya, militer Ukraina mengkonfirmasi bahwa mereka kehilangan kendali atas kota Wuhledar, yang merupakan lokasi strategis dan telah lama menjadi titik pertempuran.
Presiden Ukraina juga menyampaikan bahwa persiapan sedang dilakukan untuk mencapai hasil maksimal pada musim gugur ini. Pada 12 Oktober, akan berlangsung pertemuan besar kelompok pendukung Ukraina di Ramstein, Rheinland-Pfalz, di mana Ukraina akan menjelaskan peluang yang masih ada untuk memenangkan perang.
Dalam berita terpisah, menurut laporan dari AP, Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang yang memungkinkan terdakwa di Rusia untuk menghindari penuntutan jika mereka bergabung dengan militer. Undang-undang ini juga mengatur pencabutan total putusan atau proses hukum jika rekrut tersebut dibebaskan karena alasan usia atau kesehatan, atau jika masa perang berakhir.
Kunjungan Rutte ke Ukraina dan situasi yang berkembang menunjukkan ketegangan yang terus berlanjut antara Ukraina dan Rusia. Dukungan dari negara-negara Barat menjadi kunci bagi Ukraina dalam menghadapi ancaman yang ada.
Mark Rutte NATO Kiew Selenskyj perang Rusia Ukraina