Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

AeroVironment Uji Pesawat Pengintai di Pegunungan California

Pada pagi yang panas di bulan Agustus, Wahid Nawabi, CEO dari perusahaan pembuat drone AeroVironment, sedang mengemudikan mobil Chevy Traverse di jalan setapak di kaki Gunung Santa Susana, di sebelah utara Los Angeles. Di atas kepala kami, salah satu pesawat pengintai Puma yang dibuat oleh perusahaannya sedang terbang, mencari kendaraan kami dengan cara yang tenang dan otomatis.

Di dalam mobil, Nawabi menunjukkan layar tablet yang menampilkan pemandangan udara dari lembah hijau tempat kami berkendara, yang diambil dari pesawat Puma. Pesawat ini merupakan salah satu dari 1.300 unit yang telah disuplai ke Ukraina dengan nilai mencapai 318 juta dolar.

Pesawat Puma ini menggunakan teknologi penglihatan komputer untuk menavigasi, membandingkan titik-titik penting di darat dengan peta internal yang dimilikinya. Dengan kemampuan ini, pesawat dapat secara otomatis mencari target seperti tank, peluncur roket, atau dalam kasus ini, sebuah SUV putih. Kemampuan ini telah digunakan AeroVironment di Ukraina tahun lalu untuk mengatasi gangguan sinyal GPS dan komunikasi oleh pihak Rusia.

"Lihat, ia menemukan kita," kata Nawabi sambil menunjukkan kepada layar tablet yang kini menampilkan kendaraan kami yang dikelilingi dengan kotak warna putih.

Teknologi pengintai ini menunjukkan bagaimana inovasi di bidang drone dapat membantu dalam situasi militer modern, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi yang sulit. AeroVironment terus berinovasi dan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah, terutama dalam konteks keamanan global.

library_books Forbes