Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP Perjuangan) telah mengumumkan pasangan calon untuk pemimpin Jakarta, yaitu Pramono Anung dan Rano Karno. Keputusan ini diumumkan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menyebutkan bahwa pasangan ini adalah kejutan besar dari partai. Hasto menyatakan, "Ya inilah surprise, bagaimana Mas Pramono Anung dengan pengalaman yang sangat luas sebagai seorang politisi, negarawan, dengan pengalaman yang sangat lengkap di partai, anggota legislatif, pimpinan DPR RI, dan juga menteri, maka Mas Pram memberikan solusi yang terbaik bersama Mas Rano Karno untuk Jakarta."
Pengalaman Pramono Anung dianggap sebagai aset berharga. Ia memiliki rekam jejak yang positif dan dilihat mampu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Jakarta. Hasto menambahkan, "Itulah Mas Pramono Anung. Kepiawaian Mas Pram dalam melakukan komunikasi politik, lobi-lobi politik, dukungan dari partai politik akan menjadi modal yang sangat baik, terutama komunikasi dengan rakyat."
Dalam acara pengenalan pasangan ini, Pramono Anung dan Rano Karno akan mengenakan pakaian khas Betawi dan dikelilingi oleh iring-iringan. Hasto menjelaskan bahwa ini adalah bagian dari upaya melestarikan budaya Betawi. Budaya Betawi adalah budaya yang berkembang di Jakarta, dikenal dengan kekayaan tradisi, kesenian, dan kulinarinya.
Lebih lanjut, Hasto menegaskan pentingnya penghormatan terhadap masyarakat Betawi, khususnya karena Rano Karno dikenal sebagai Si Doel Anak Betawi, tokoh ikonik dalam sinetron yang terkenal. "Seluruh jajaran PDIP Perjuangan dengan para relawan akan mengantarkan Mas Pramono Anung dan Rano Karno," ungkap Hasto.
Dengan semangat yang tinggi, PDIP Perjuangan berkomitmen untuk memenangkan hati rakyat dan berkarya untuk masyarakat Jakarta. Dengan pasangan yang berpengalaman dan dekat dengan budaya lokal, harapan untuk masa depan yang lebih baik untuk Jakarta semakin nyata.
PDIP Pramono Anung Rano Karno Jakarta