Sean 'Diddy' Combs, seorang rapper terkenal asal Amerika Serikat, kini sedang menghadapi tuntutan hukum dari 120 orang atas tuduhan pelecehan seksual. Di antara para penggugat, terdapat 25 orang yang merupakan anak di bawah umur pada saat kejadian. Mereka menuduh Combs melakukan berbagai bentuk pelecehan, termasuk pemerkosaan, serangan seksual, dan eksploitasi seksual.
Tuduhan tersebut mencakup kejadian yang terjadi selama lebih dari dua dekade, dimulai dari tahun 1991 hingga tahun ini. Banyak dari tuduhan pelecehan ini dilaporkan terjadi di pesta-pesta yang disebut "Freak Off", di mana minuman yang disajikan diduga telah dicampur dengan zat yang berbahaya.
Tony Buzbee, pengacara yang mewakili para penggugat, menyatakan bahwa "rahasia terbesar dalam industri hiburan, yang sebenarnya tidak pernah menjadi rahasia, akhirnya terungkap ke publik." Ia juga berpendapat bahwa banyak pelecehan yang terjadi pada anak-anak sering kali berkaitan dengan janji kemasyhuran dan kekayaan dalam industri musik.
Salah satu dari para penggugat adalah seorang anak laki-laki yang baru berusia 9 tahun saat kejadian. Menurut Buzbee, "Individu ini diduga telah menjadi korban pelecehan seksual oleh Sean Combs dan beberapa orang lainnya di studio, dengan janji kepada orang tuanya dan dirinya sendiri untuk mendapatkan kontrak rekaman."
Buzbee mengungkapkan bahwa lebih dari 3,000 orang telah menghubungi firma hukumnya, menyatakan bahwa mereka adalah korban pelecehan yang dilakukan oleh Combs. Setelah meneliti tuduhan-tuduhan tersebut, mereka memutuskan untuk mewakili 120 orang. Kasus-kasus lainnya masih dalam proses pemeriksaan.
Sean Combs saat ini juga sedang menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan manusia. Ia membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan telah menyatakan tidak bersalah. Pengacaranya mengatakan bahwa rapper ini akan berjuang untuk membersihkan namanya.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang keamanan dan perlindungan anak di dunia hiburan.
Sean Diddy Combs pelecehan seksual tuntutan musik berita