Konflik yang semakin memanas di Timur Tengah tidak menghentikan niat para wisatawan untuk melanjutkan rencana perjalanan mereka. Menurut informasi yang diperoleh dari beberapa agen perjalanan, para pelancong tetap optimis meskipun situasi di kawasan tersebut sedang tidak stabil.
Salah satu dampak dari konflik ini adalah peningkatan waktu penerbangan dari Moskow menuju Uni Emirat Arab (UEA). Waktu penerbangan yang biasanya memakan waktu sekitar 5,5 jam kini akan bertambah menjadi 8 jam. Hal ini disebabkan oleh rekomendasi dari Rosaviatsia, badan pengawas penerbangan sipil Rusia, yang menyarankan maskapai penerbangan Rusia untuk menghindari rute melalui udara yang melintasi Israel dan Iran.
Kondisi ini diperparah oleh serangan roket yang terjadi antara Iran dan Israel. Pihak Israel, melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, telah mengumumkan bahwa mereka sedang mempersiapkan serangan balasan sebagai respons terhadap serangan tersebut. Politolog Andrey Koshkin menjelaskan bahwa mengingat hari ini adalah Tahun Baru Yahudi, Israel akan mengambil jeda, namun setelah itu, serangan balasan akan dilakukan, terutama yang menargetkan infrastruktur energi Iran.
"Situasi ini sangat dinamis dan para ahli memperkirakan bahwa ketegangan ini akan terus meningkat," ujar Koshkin, menambahkan bahwa pelancong harus tetap waspada dan memperhatikan perkembangan terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Meskipun ada peningkatan dalam waktu penerbangan dan ketidakpastian yang menyelimuti kawasan tersebut, para wisatawan tetap berencana untuk pergi, menunjukkan bahwa minat terhadap destinasi wisata di UEA masih tinggi.
Seiring dengan berjalannya waktu, para pelancong diharapkan tetap mengikuti berita dan perkembangan situasi untuk menjaga keselamatan mereka saat melakukan perjalanan.
konflik Timur Tengah penerbangan wisatawan Israel Iran