Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Israel Mulai Serangan Darat di Selatan Libanon

Israel Mulai Serangan Darat di Selatan Libanon

Israel telah meluncurkan serangan darat di wilayah selatan Libanon. Menurut pernyataan resmi, tentara Israel terlibat dalam pertempuran sengit dengan kelompok teroris Hezbollah. Dalam upaya untuk melindungi warga sipil, militer Israel telah meminta penduduk lebih dari 20 desa untuk pindah ke daerah yang lebih aman di utara.

Juru bicara militer Israel, Adraee, menyatakan bahwa evakuasi ini penting demi keselamatan warga. Ia menekankan bahwa berada dekat dengan anggota Hezbollah, fasilitas milik kelompok tersebut, serta peralatan tempur sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa.

Serangan tidak hanya terjadi di selatan Libanon, tetapi juga di dekat ibu kota Beirut. Angkatan udara Israel melaporkan bahwa mereka telah menargetkan beberapa pabrik senjata dan infrastruktur milik Hezbollah.

Di sisi lain, Hezbollah membantah klaim bahwa tentara Israel telah memasuki wilayah Libanon. Juru bicara Hezbollah, Afifi, menyebut laporan tersebut sebagai "klaim palsu". Selain itu, misi pengamat PBB di Libanon (UNIFIL) juga menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengkonfirmasi adanya intrusi pasukan darat.

Di dalam wilayah Israel, sirene peringatan roket berbunyi di seluruh kawasan. Terutama di daerah sekitar Tel Aviv, sirene terdengar keras. Menurut laporan militer, sebuah roket jatuh di jalan dekat kota Kfar Kassem, yang berada di timur laut Tel Aviv. Akibat insiden ini, seorang pengemudi bus dan seorang pengemudi mobil mengalami cedera, seperti dilaporkan oleh layanan darurat Magen David Adom.

Situasi di kawasan ini sangat tegang, dan banyak yang berharap agar konflik ini tidak semakin meluas.

library_books Tagesschau