Penyanyi rap asal Amerika Serikat, Macklemore, telah membatalkan konser yang direncanakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). Pembatalan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap konflik yang sedang berlangsung di Sudan.
Macklemore mengungkapkan bahwa banyak penggemar dan pendukungnya yang meminta agar dia menghentikan konser tersebut. Mereka ingin menunjukkan penolakan terhadap dukungan yang diberikan oleh UAE kepada Pasukan Dukungan Cepat Sudan (RSF), sebuah kelompok paramiliter yang terlibat dalam konflik melawan Angkatan Bersenjata Sudan. "Saya memilih untuk membatalkan pertunjukan ini sebagai bentuk dukungan bagi mereka yang terpengaruh oleh konflik ini," jelasnya.
Konflik di Sudan telah berlangsung sejak April tahun lalu. Dalam waktu yang singkat, ribuan orang telah kehilangan nyawa, dan lebih dari 10 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat kekerasan yang terus berlangsung.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pemerintah Dubai atau pemerintah pusat UAE mengenai pernyataan yang disampaikan oleh Macklemore. Pembatalan konser ini menyoroti dukungan publik terhadap isu-isu kemanusiaan dan sikap tanggap para artis terhadap keadaan internasional.
Banyak penggemar menunggu untuk melihat apa pesan yang akan disampaikan oleh Macklemore kepada selebriti lainnya yang melakukan pertunjukan di UAE. Hal ini menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial yang semakin penting di kalangan para seniman.