Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serikat Pekerja Maritim Siap Melakukan Pemogokan Besar-Besaran

Pemogokan besar-besaran pekerja maritim akan dimulai pada hari Selasa, yang diperkirakan akan mengakibatkan perlambatan dalam impor dan ekspor barang-barang penting, termasuk mobil dan makanan, di sepanjang Pantai Timur dan Pantai Teluk Amerika Serikat.

Serikat Pekerja Internasional Longshoremen's Association (ILA), yang merupakan serikat pekerja terbesar bagi para pekerja maritim di AS, mengumumkan pekan lalu bahwa mereka siap untuk melakukan pemogokan pada tanggal 1 Oktober jika tuntutan untuk kontrak serikat mereka, terutama terkait dengan kenaikan upah, tidak dipenuhi. Pada hari Minggu, serikat pekerja tersebut menyatakan bahwa pemogokan akan tetap dilaksanakan setelah negosiasi kontrak mengalami kebuntuan.

Dalam pernyataan yang diposting di Facebook, serikat pekerja tersebut mengatakan bahwa United States Maritime Alliance, yang mewakili perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan para pekerja pelabuhan, "menolak untuk menangani setengah abad penindasan upah di mana keuntungan pengangkut laut melonjak dari jutaan menjadi miliaran dolar, sementara upah pekerja ILA tetap datar." Mereka menambahkan, "Persatuan ILA tetap kuat dan terus tumbuh."

Pemogokan ini akan melibatkan 85.000 anggota ILA serta "puluhan ribu pekerja pelabuhan dan pekerja maritim di seluruh dunia" yang akan melakukan aksi di "semua pelabuhan di Pantai Atlantik dan Teluk dari Maine hingga Texas."

Dengan adanya pemogokan ini, masyarakat dan industri diharapkan akan merasakan dampak yang signifikan, terutama dalam pasokan barang-barang penting. Pihak-pihak terkait diharapkan dapat segera menemukan solusi terbaik agar kegiatan perdagangan dapat kembali normal.

library_books Entrepreneur