Magetan, 21 September 2025 - Pada hari Sabtu yang bersejarah, Paguyuban Pranatacara Magetan mengadakan acara wisuda untuk 34 siswa yang telah menyelesaikan pelajaran tentang menjadi MC atau pembawa acara dengan menggunakan bahasa Jawa. Acara ini diadakan di Pendopo Surya Graha Magetan dan sekaligus merayakan HUT ke-3 Pranatacara Magetan.
Salah satu siswa yang paling menarik perhatian adalah Bima Bayu, seorang siswa kelas 11 dari SMKN 2 Magetan. Bima menjadi siswa termuda yang mengikuti pelatihan selama 5 bulan ini. Ia merasa sangat bangga dan tergugah untuk belajar bahasa Jawa. Selain itu, Bima juga ingin membantu menjaga dan melestarikan budaya Jawa melalui kemampuannya menjadi MC berbahasa Jawa.
"Ini juga sebagai peluang profesi MC berbahasa Jawa sekaligus menjadi bagian pelestari budaya Jawa itu sendiri," ujar Bima. Ia mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan yang mencakup berbagai materi seperti basa lan sastra Jawa, budaya dan tata krama, sekar gendhing sulukan, rengeping wicara, serta tata acara adat dan falsafah.
Pelatihan ini berlangsung selama lima bulan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda, untuk mencintai dan melestarikan bahasa serta budaya Jawa. Acara wisuda ini menandai keberhasilan mereka dan juga sebagai momentum untuk terus memperkuat semangat melestarikan budaya daerah.
Dengan keberhasilan ini, Bima dan teman-temannya di Magetan berharap budaya Jawa tetap hidup dan dikenal luas, tidak hanya di daerah tetapi juga di luar sana. Semoga semangat mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk bangga dan cinta terhadap budaya bangsa sendiri.
Bima bahasa Jawa pelestarian budaya Magetan siswa termuda