Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penurunan Permohonan Suaka di Eropa Tahun 2025

Pada paruh pertama tahun 2025, terjadi penurunan jumlah permohonan suaka di 29 negara Eropa, termasuk Uni Eropa, Swiss, dan Norwegia. Menurut laporan dari EUAA, jumlah permohonan suaka yang masuk hingga akhir Juni mencapai 399.000, mengalami penurunan sebesar 23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan ini tidak sepenuhnya disebabkan oleh perubahan politik di Uni Eropa, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh jatuhnya Presiden Suriah, Baschar al-Assad, pada bulan Desember 2024. Kejatuhan ini memicu perubahan besar dalam situasi migrasi dari Suriah, yang selama ini menjadi salah satu sumber utama pengungsi.

Laporan EUAA juga menyebutkan bahwa tingkat pengakuan suaka atau yang dikenal sebagai "Anerkennungsquote" saat ini berada pada level terendah sepanjang masa, yaitu hanya 25 persen dari permohonan yang disetujui. Artinya, hanya satu dari empat permohonan yang mendapatkan izin tinggal.

Namun, jumlah permohonan yang masih harus diproses sangat banyak, yaitu lebih dari 900.000 kasus belum mendapatkan keputusan di tingkat pertama. Karena sistem ini memungkinkan adanya banding, total keputusan yang masih tertunda mencapai sekitar 1,3 juta. Ini menunjukkan bahwa banyak pengungsi harus menunggu lama sebelum tahu hasil permohonan mereka.

Sebelumnya, pada tahun 2024, jumlah permohonan suaka di Eropa juga menurun sekitar 12 persen. Sebaliknya, pada tahun 2023, angka tersebut sempat meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, sekitar 4,3 juta warga Ukraina yang melarikan diri dari invasi Rusia juga mendapatkan perlindungan sementara di Uni Eropa. Perlindungan ini merupakan langkah terpisah dari proses permohonan suaka dan diberikan sebagai bentuk bantuan bagi mereka yang sedang mengalami masa sulit.

Situasi ini menunjukkan perubahan besar dalam arus migrasi ke Eropa dan bagaimana negara-negara di sana menangani pengungsi dan pencari suaka selama tahun 2025.

library_books Tagesschau