Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Supercomputer Jupiter di Jülich, Kunci Kemajuan AI Eropa

Pada hari Jumat, di Jülich, Nordrhein-Westfalen, Jerman, telah resmi diresmikan sebuah superkomputer terbaru bernama 'Jupiter'. Acara ini dihadiri langsung oleh Kanselir Jerman, Friedrich Merz. Jupiter merupakan superkomputer tercepat di Eropa yang dirancang untuk membantu penelitian tentang iklim dan juga memperkuat posisi Eropa dalam kompetisi kecerdasan buatan (AI).

Superkomputer ini mampu memproses data dalam jumlah besar dan mendukung pengembangan model AI yang canggih. Selain itu, ada sebuah pusat bernama 'Jupiter AI-Factory' yang akan menjadi tempat utama untuk mengembangkan berbagai model AI baru. Dengan adanya teknologi ini, diharapkan akan muncul banyak ide baru dari perusahaan dan startup di bidang teknologi.

Menurut Jannis Hecker dari Digitalverband Bitkom, jika kapasitas pengolahan data ini sudah siap, akan lebih banyak inovasi dan usaha baru di bidang AI yang bermunculan. Menteri NRW, Hendrik Wüst, menyebut kehadiran Jupiter sebagai sebuah 'revolusi teknologi'.

Biaya pembangunan dan operasional Jupiter selama enam tahun diperkirakan mencapai 500 juta euro, yang sebagian besar didukung oleh Uni Eropa, pemerintah Jerman, dan pemerintah NRW. Namun, menurut sebuah studi dari Deloitte, hingga tahun 2030, Eropa masih membutuhkan tambahan sekitar 60 miliar euro untuk mengembangkan kapasitas komputer yang mampu mendukung AI.

Di masa depan, akan dibangun sekitar 13 pusat AI di seluruh Eropa, termasuk lima yang akan menjadi Giga-Fabrics, yaitu pusat pengolahan data berkapasitas besar. Jülich sendiri menjadi salah satu kandidat utama untuk pengembangan ini.

Meskipun perusahaan dan universitas di Eropa bisa saja menggunakan komputer di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, hal ini memiliki risiko. Menurut Holger Hoos dari RWTH Aachen, jika ada masalah politik, akses ke komputer luar negeri bisa saja dibatasi. Oleh karena itu, pengembangan superkomputer seperti Jupiter adalah langkah penting untuk menjaga kemandirian teknologi Eropa.

Secara keseluruhan, pembangunan Jupiter bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga strategi besar untuk memastikan Eropa tetap kompetitif dan mandiri dalam bidang AI di masa depan.

library_books Tagesschau