Malang, 1 Oktober 2023 - Dua tahun sudah berlalu sejak tragedi Kanjuruhan yang menewaskan banyak orang. Meskipun waktu berjalan, semangat keluarga korban untuk mencari keadilan tidak pernah pudar. Pada peringatan ini, mereka kembali mengingat kejadian memilukan tersebut dan menegaskan komitmen mereka untuk memperjuangkan hak-hak para korban.
Tragedi Kanjuruhan terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022, saat sebuah pertandingan sepak bola berlangsung. Kerusuhan yang terjadi saat itu menyebabkan banyak orang terluka dan kehilangan nyawa. Hingga kini, keluarga korban merasa bahwa keadilan yang mereka harapkan belum sepenuhnya tercapai. Mereka merasa bahwa negara belum memberikan hukuman yang setimpal bagi pihak-pihak yang terlibat.
"Kami masih menunggu keadilan. Dua tahun sudah berlalu dan luka ini masih terasa. Kami akan terus berjuang untuk mengingatkan semua orang tentang tragedi ini, dan kami tidak akan diam," ujar salah satu perwakilan keluarga korban.
Keluarga korban menuntut agar kasus ini tidak dilupakan dan semua pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi selama peristiwa tersebut harus diungkap. Mereka berharap agar pemerintah dan pihak berwenang lebih serius dalam menangani kasus ini, sehingga keadilan dapat ditegakkan.
Di antara tagar yang digunakan dalam kampanye mereka adalah #usuttuntastragedikanjuruhan, #hidupkorbanjangandiamlawan, dan #pelanggaranhamberat. Tagar-tagar ini menjadi simbol perjuangan mereka untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya keadilan bagi para korban.
Keluarga korban berharap dengan adanya peringatan ini, masyarakat akan lebih peduli terhadap nasib mereka dan mendukung upaya mereka untuk mendapatkan keadilan. Mereka yakin bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk mereka, tetapi juga untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.
Dengan semangat yang tak kunjung padam, keluarga korban terus berdiri teguh, bertekad untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan mendesak pihak berwenang agar segera mengambil tindakan yang tepat.
tragedi Kanjuruhan keadilan keluarga korban peringatan HAM