Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) mencatatkan pertumbuhan aset yang sangat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Hingga kuartal II tahun 2024, total aset BSI mencapai Rp360,85 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 48 persen jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Dengan pencapaian ini, BSI kini menjadi pemimpin di kategori bank dengan ukuran menengah di Indonesia. Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, menyatakan, "Pertumbuhan aset yang solid ini menjadi bukti bahwa BSI sebagai bank syariah mampu bersaing dan unggul di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif. Selain aset, berbagai indikator utama seperti DPK (Dana Pihak Ketiga), laba bersih, dan rasio CASA BSI juga tumbuh secara positif dan berkelanjutan.”
Pada akhir tahun 2020, total aset BSI tercatat sebesar Rp239 triliun. Kemudian, pada akhir tahun 2023, aset BSI tumbuh menjadi Rp353 triliun. Ini menunjukkan bahwa BSI telah menunjukkan perkembangan yang pesat guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan pertumbuhan yang terus berlanjut, BSI diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia melalui layanan perbankan syariah yang lebih baik dan inovatif.
BSI Bank Syariah Indonesia pertumbuhan aset ekonomi nasional