Pasuruan, Indonesia – Jalur Rempah di Kabupaten Pasuruan diyakini dapat menjadi instrumen yang efektif dalam memperkuat ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan tujuan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang ada di daerah tersebut.
Jalur Rempah tidak hanya berkaitan dengan aspek perdagangan dan budaya, tetapi juga melibatkan hubungan antara manusia, alam, dan lingkungan. Perkembangan terkini menunjukkan bahwa Jalur Rempah kini dimanfaatkan sebagai sarana kolaborasi antar negara guna menciptakan perdamaian dan persahabatan. UNESCO berperan penting dalam inisiatif ini.
Seorang pejabat setempat menyatakan, "Budaya Jalur Rempah diharapkan dapat menjadi salah satu pemicu bagi Laskar Rempah untuk memperluas wawasan, kecintaan, serta rasa memiliki terhadap Jalur Rempah. Ini penting untuk mendukung pencalonan Jalur Rempah sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO."
Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya yang ada di Jalur Rempah. Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk menjaga dan melestarikan budaya mereka, serta menjadikan Jalur Rempah sebagai bagian dari identitas bangsa.
Jalur Rempah budaya Kabupaten Pasuruan UNESCO warisan dunia