Sejumlah lebih dari 350 aktor, musisi, dan tokoh media dari seluruh dunia telah menandatangani surat terbuka yang mendesak Kanselir Jerman Friedrich Merz untuk bertindak lebih tegas dalam menangani krisis kemanusiaan di Gaza. Mereka mengakui bahwa Merz telah mengkritik pemerintah Israel secara lebih keras dalam beberapa hari terakhir, tetapi mereka menegaskan bahwa "kata-kata saja tidak akan menyelamatkan nyawa."
Dalam surat tersebut, para tokoh terkenal ini meminta Merz untuk menghentikan ekspor senjata ke Israel, mendukung penangguhan Perjanjian Asosiasi UE-Israel, dan menuntut gencatan senjata serta akses bantuan kemanusiaan yang segera. Mereka menyatakan bahwa "kami juga mengutuk kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh Hamas dengan tegas. Tetapi tidak ada kejahatan yang membenarkan hukuman kolektif terhadap jutaan orang tak bersalah secara brutal,".
Lebih jauh, surat tersebut menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut sejalan dengan nilai-nilai Eropa dan akan menunjukkan kepada pemerintah Israel bahwa bahkan sekutunya pun tidak bisa lagi menerima penderitaan yang terjadi. Mereka ingin agar tindakan nyata diambil untuk mengakhiri penderitaan tersebut.
Pada tahun 2023, Jerman menyetujui ekspor senjata ke Israel sebesar 326,5 juta euro, sekitar 374 juta dolar AS, yang merupakan peningkatan tajam dari tahun sebelumnya. Namun, pada tahun 2024, persetujuan tersebut turun setengahnya karena tekanan hukum dan politik yang meningkat.
Krisis di Gaza terus berlanjut, dan desakan dari berbagai tokoh dunia ini menunjukkan pentingnya tindakan nyata dari pemerintah Jerman agar membantu mengakhiri penderitaan manusia di wilayah tersebut.
Krisis Gaza Jerman Friedrich Merz arms export humanitarian aid EU-Israel