Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Nasrallah Pemimpin Hezbollah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara

Militer Israel mengumumkan bahwa Hassan Nasrallah, pemimpin kelompok milisi Hezbollah yang didukung Iran, dilaporkan tewas dalam serangan udara. Serangan ini terjadi saat pertemuan pimpinan Hezbollah di markas mereka yang terletak di Dahiyeh, selatan Beirut, Lebanon.

Menurut laporan, kontak dengan Nasrallah telah hilang sejak malam Jumat ketika serangan tersebut berlangsung. Meskipun demikian, kelompok Hezbollah belum mengkonfirmasi berita mengenai kematian pemimpin mereka.

"Hassan Nasrallah tidak akan lagi bisa meneror dunia," tulis Angkatan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah unggahan di media sosial X.

Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Nadav Shoshani, juga menyatakan dengan tegas di X, "Hassan Nasrallah sudah mati."

Hassan Nasrallah, yang berusia 64 tahun, telah memimpin Hezbollah selama lebih dari tiga dekade. Dia dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam politik Lebanon dan sering terlibat dalam konflik dengan Israel.

Dengan kematian Nasrallah, banyak yang bertanya-tanya tentang masa depan Hezbollah dan bagaimana kelompok ini akan melanjutkan operasionalnya tanpa pemimpin yang telah lama memimpin mereka. Kejadian ini juga bisa berdampak pada situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, yang sudah cukup tegang.

Peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya situasi di Lebanon dan bagaimana pertempuran antara kelompok-kelompok bersenjata dan negara dapat mengubah peta kekuasaan di wilayah tersebut.

library_books Dwnews