Pada hari Jumat, 27 September 2024, sekitar 30 orang pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Al Irsyad Al Islamiyyah, mengadakan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, M.T. Pertemuan tersebut berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Audiensi ini juga dihadiri oleh Kapolres Tulungagung, Komandan Kodim 0807 Tulungagung, perwakilan dari Kejaksaan Tulungagung, dan Sekretaris Daerah Tulungagung. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk membahas berbagai masalah yang ada di masyarakat serta memberikan rekomendasi untuk penyelesaiannya.
Beberapa isu yang dibahas antara lain adalah penertiban terhadap pemilik dan penyewa rumah kos, hotel, dan penginapan lainnya. Selain itu, mereka juga membahas penutupan lokalisasi di daerah Ngujang dan Ngunut. Pj Bupati juga menekankan pentingnya pembinaan terhadap kelompok perguruan silat, sosialisasi penolakan terhadap politik uang, serta edukasi tentang pencegahan kampanye hitam.
Setelah mendengarkan saran dan rekomendasi dari para tokoh tersebut, Pj Bupati Tulungagung menyampaikan terima kasih. Ia mengungkapkan bahwa rekomendasi yang diberikan sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tulungagung.
Sebagai langkah lanjut, Pj Bupati berencana untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan penanganan masalah yang telah disampaikan. Selain itu, Pj Bupati juga akan menetapkan mekanisme monitoring untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil dapat diimplementasikan dengan baik dan melakukan evaluasi secara berkala.
Tulungagung Pj Bupati audiensi MUI Ormas Islam keamanan