Negara-negara kaya di dunia mengalami peningkatan pengeluaran sosial yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Dari tahun 1980 hingga 2022, pengeluaran sosial di negara-negara kaya yang memiliki data yang tersedia meningkat dari 14% menjadi 21% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah semakin fokus pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mengatasi masalah populasi yang menua dan ketidaksetaraan upah.
Namun, meskipun pengeluaran sosial meningkat, banyak pemerintah enggan untuk menaikkan pajak agar dapat mengikuti perkembangan tersebut. Sebaliknya, di beberapa negara, pajak justru dipotong. Akibatnya, banyak layanan publik yang mulai mengalami kerusakan dan utang negara semakin menumpuk.
Dalam situasi ini, penting untuk menemukan solusi yang dapat menjaga keseimbangan antara pengeluaran sosial dan pendapatan negara. Berita baiknya adalah redistribusi yang lebih baik tidak harus menghancurkan sistem kapitalisme. Salah satu solusi yang diusulkan adalah meningkatkan pajak nilai tambah, yang meskipun tidak sempurna, dianggap politis mungkin dan tidak terlalu merugikan ekonomi.
Dengan langkah-langkah yang tepat, negara-negara kaya dapat memperbaiki kondisi layanan publik dan memastikan bahwa semua lapisan masyarakat mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi yang ada.
pengeluaran sosial negara kaya pajak layanan publik