Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serangan Udara Israel Guncang Beirut, Banyak Korban Jatuh

Pada hari Jumat, pesawat tempur Israel meluncurkan serangkaian serangan udara besar-besaran di Beirut, Lebanon. Serangan ini terjadi di daerah yang padat penduduk yang dikenal sebagai Dahiyeh, menyebabkan kehancuran yang luas dan menimbulkan kekhawatiran akan jumlah korban jiwa yang besar.

Setidaknya sepuluh ledakan mengguncang pinggiran selatan ibu kota, di mana asap hitam tebal terlihat membubung tinggi di atas kota. Menurut seorang jurnalis dari Al Jazeera, empat gedung hunian rata dengan tanah akibat serangan tersebut. Kerusakan parah juga dilaporkan terjadi di bangunan-bangunan terdekat.

Serangan ini menandai peningkatan serius oleh Israel, yang dalam beberapa hari terakhir telah memperluas serangan mematikan di Lebanon. Dalam pekan ini, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 700 orang di seluruh Lebanon, termasuk setidaknya 50 anak-anak, dengan lebih dari 550 kematian dilaporkan hanya pada hari Senin lalu.

Lebih dari 118.000 orang juga telah terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat serangan ini, menurut laporan dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

Militer Israel mengkonfirmasi bahwa mereka telah melakukan serangan tersebut, mengklaim bahwa targetnya adalah "pusat komando utama Hezbollah", tetapi tidak memberikan bukti atau rincian lebih lanjut mengenai serangan tersebut. Sumber berita Middle East Eye juga tidak dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen.

library_books Middleeasteye