Pada tanggal 19 Juli, Microsoft menginformasikan kepada penggunanya bahwa mereka sedang mengalami serangan siber aktif pada server SharePoint. Server ini digunakan oleh berbagai organisasi untuk berbagi dan mengelola dokumen.
Menurut laporan dari The Washington Post, serangan ini masih berlangsung dan kemungkinan telah menempatkan "puluhan ribu" server dalam risiko. Beberapa di antaranya adalah server yang dihosting oleh lembaga pemerintah, universitas, dan perusahaan energi, yang dilaporkan sudah mengalami pelanggaran keamanan.
Serangan ini menjadi perhatian serius bagi Microsoft, terutama setelah serangkaian masalah keamanan yang mereka hadapi dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan Januari lalu, perusahaan teknologi ini melaporkan bahwa hacker yang diduga didukung oleh Rusia telah berhasil mencuri beberapa kode sumber perusahaan. Kemudian, pada bulan April, sebuah dewan peninjau federal menemukan bahwa Microsoft bertanggung jawab atas kerentanan keamanan yang menyebabkan peretasan email pejabat pemerintah Amerika Serikat oleh pihak yang diduga berasal dari China.
Keamanan data sangat penting, terutama bagi organisasi yang menangani informasi sensitif. Microsoft kini sedang berupaya untuk mengatasi situasi ini dan melindungi server serta penggunanya dari serangan lebih lanjut.
Pengguna disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan terbaru mengenai masalah ini.
Microsoft serangan siber SharePoint keamanan hacker