Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Israel Serang Markas Hezbollah di Beirut, Nasrallah Dilaporkan Selamat

Angkatan bersenjata Israel mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap markas besar milisi Hezbollah di sebuah kawasan di pinggiran Beirut, Lebanon. Menurut juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, serangan tersebut merupakan serangan yang sangat tepat dan ditargetkan pada markas organisasi yang dianggap sebagai teroris oleh Israel, yang berlokasi di daerah Dahijeh. Markas tersebut berada di bawah gedung-gedung tempat tinggal.

Media tidak resmi melaporkan bahwa pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah, menjadi target dari serangan ini. Israel tengah menyelidiki apakah Nasrallah berada di dalam gedung yang diserang, seperti yang disampaikan oleh saluran berita Channel 12. Namun, pihak Hezbollah menyatakan bahwa Nasrallah dalam keadaan "baik-baik saja".

Sebelum serangan ini, media Lebanon telah melaporkan bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangkaian serangan di kawasan selatan Beirut. Agen berita Lebanon, NNA, melaporkan bahwa "pesawat tempur musuh telah melancarkan serangkaian serangan di daerah pinggiran selatan Beirut". Televisi Lebanon juga menayangkan gambar-gambar asap yang membubung di beberapa lokasi akibat serangan tersebut.

Serangan ini terjadi tak lama setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan pidato di depan Sidang Umum PBB. Dalam pidatonya, Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan terus melawan Hezbollah dan memperlemah kekuatannya hingga mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Perdana Menteri sementara Lebanon, Najib Mikati, mengutuk serangan Israel dan menyatakan bahwa tindakan tersebut menunjukkan bahwa Israel tidak memiliki minat dalam upaya untuk mencapai gencatan senjata. Ketegangan antara Israel dan Hezbollah terus meningkat, dan situasi di wilayah tersebut tetap sangat tidak stabil.

library_books Tagesschau