Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Tingkat Kemiskinan di Argentina Mencapai 52,9%

Tingkat kemiskinan di Argentina mencapai angka 52,9% selama enam bulan pertama pemerintahan Presiden Javier Milei yang dikenal sebagai penganut libertarian. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2003 dan menunjukkan kenaikan sebesar 11,2% dibandingkan dengan paruh kedua tahun 2023.

Badan statistik nasional Argentina menghitung angka kemiskinan dengan membandingkan pendapatan rumah tangga dengan biaya kebutuhan pokok. Biaya kebutuhan pokok tersebut diperkirakan sekitar $240 atau sekitar €215. Angka kemiskinan yang tinggi ini mencerminkan kesulitan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga di Argentina.

Sementara itu, inflasi di Argentina tetap menjadi salah satu yang tertinggi di dunia, dengan angka yang melebihi 230% per tahun. Namun, ada tanda-tanda bahwa inflasi mulai menurun.

Pemerintahan Milei menyatakan bahwa tingginya tingkat kemiskinan ini disebabkan oleh kebijakan pemerintahan sebelumnya, bukan oleh kebijakan yang diterapkannya saat ini. Pemerintah baru Argentina telah menerapkan langkah-langkah penghematan yang ketat, termasuk mengurangi program bantuan sosial, menghentikan proyek-proyek publik, mem-PHK ribuan pegawai negeri, mengurangi subsidi untuk energi dan transportasi, serta membekukan anggaran pendidikan.

Akibat dari langkah-langkah penghematan ini, ribuan orang telah turun ke jalan dalam beberapa bulan terakhir untuk memprotes kebijakan pemerintah. Protes ini menunjukkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah saat ini.

library_books Dwnews