Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

AJI Imbau Media Taati Etik Dalam Berita Kekerasan Seksual

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengeluarkan imbauan kepada media massa untuk mematuhi kode etik dalam pemberitaan mengenai kasus kekerasan seksual. Imbauan ini muncul setelah AJI menemukan sejumlah media yang melanggar kode etik dalam meliput kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang guru dan muridnya di Gorontalo.

Dalam laporannya, AJI mencatat bahwa beberapa media massa menyebutkan nama siswa yang menjadi korban secara jelas. Mereka juga menyebut nama sekolah dan organisasi tempat korban melakukan kegiatan. Hal ini dianggap sangat tidak etis dan dapat menambah beban psikologis bagi korban.

Selain itu, beberapa media juga menampilkan tangkapan layar rekaman video yang menunjukkan bagaimana kejahatan itu terjadi. Meskipun bagian tertentu dari video diburamkan, penayangan tersebut tetap menunjukkan kurangnya sensitivitas media terhadap korban. Korban kekerasan seksual seharusnya dilindungi, bukan justru semakin tertekan oleh pemberitaan yang tidak bertanggung jawab.

AJI menegaskan bahwa media massa tidak seharusnya dikuasai oleh keinginan untuk mendapatkan banyak klik atau viral. Sebaliknya, media memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan menumbuhkan rasa empati serta simpati terhadap korban. Melalui pemberitaan yang bijak, media diharapkan dapat mendidik masyarakat untuk lebih cerdas dalam memahami berita tentang kekerasan seksual.

Sebagai bentuk dukungan kepada korban dan untuk mendorong media massa agar selalu taat pada kode etik, AJI menyampaikan lima poin sikap yang perlu diperhatikan. Poin-poin ini bertujuan agar media menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerahkan dan menghormati hak-hak korban.

Dengan langkah ini, diharapkan pemberitaan tentang kekerasan seksual dapat dilakukan dengan lebih etis dan bertanggung jawab, sehingga memberikan dukungan kepada korban dan tidak menambah beban yang mereka alami. AJI mengajak semua pihak untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pemberitaan yang lebih baik.

library_books Aji Indonesia